You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warga Kampung Sawah Memanfaatkan air Hujan Untuk Kebutuhan sehari-hari.
photo Doc - Beritajakarta.id

Warga Kampung Sawah Kesulitan Air Bersih

Warga Kampung Sawah, Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, sejak tiga bulan terakhir ini mengalami kesulitan air. Pasalnya, PAM yang biasanya mengaliri air bersih ke rumah mereka mati, sehingga air yang menjadi kebutuhan pokok warga tersebut tidak dapat terpenuhi.

Kalau selama ini saya pakai air hujan, jadi ditampung dulu pakai ember dari atas rumah

Untuk mengtasi persoalan itu, warga terpaksa memanfaatkan air sumur yang ada di tempat tinggal mereka. Namun, tidak semua air sumur itu kualitasnya bagus, sehingga beberapa warga lainnya terpaksa membeli air dari kampung sebelah. Bahkan, ada juga yang memanfaatkan air hujan untuk memenuhi kebutuhan air bersih tersebut.

"Kalau selama ini saya pakai air hujan, jadi ditampung dulu pakai ember dari atas rumah," jelas Ibrahim, warga Kampung Sawah RT 05/11, Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (3/6).

Warga Miskin DKI Dijatahi 10 Kubik Air Per Bulan

Meskipun lebih dari tiga bulan air bersih tidak mengalir di Wilayahnya, ia bersama lebih dari 200 kepala keluarga (KK) di Kampung Sawah tetap harus membayar tagihan air PAM tiap bulannya. Kondisi ini jelas sangat memberatkan warga, karena selain harus bayar tagihan PAM, warga juga harus keluar uang untuk beli air di kampung sebelah.

"Ya kadang Rp 20 ribu-30 ribu," tambah Ibrahim.

Pihaknya sudah memberitahukan masalah ini kepada pengelola air PAM yaitu PT Aetra, dan berharap pihak Aetra juga mau menambah pipa yang mengaliri wilayahnya tersebut. "Saya minta untuk dipermudah saja, bentar lagi bulan puasa, kami juga minta untuk ditambah pipa yang mengaliri tempat kami," harap Ibrahim.

Sementara itu, Manager Corporate & Communication PT Aetra, Rika Anjulika mengatakan, di wilayah tersebut sedang ada dua perbaikan pipa atau revitalisasi pipa sehingga aliran air yang mengalir ke Kampung Sawah RT 05 terganggu. Lamanya perbaikan pipa oleh pihak Aetra disebabkan kondisi tanah yang rendah, sehingga dibutuhkan ketelitian dan kesabaran dalam pengerjaannya. Namun menurutnya, gangguan aliran air bersih ke Kampung Sawah tersebut tidak akan lama. "Kami upayakan secepatnya akan mengalir kembali, setidaknya dua minggu akan kami usahakan supaya warga di Kampung Sawah tidak kesulitan air lagi," ucapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye2816 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Rayakan HUT Ke-499 Jakarta, Setu Babakan Gelar Gebyar Seni Budaya

    access_time20-06-2026 remove_red_eye949 personNurito
  3. 2.671 Substrat Karang di Kepulauan Seribu Pulihkan Ekosistem Pesisir

    access_time23-06-2026 remove_red_eye850 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. MRT Terapkan Tarif Rp1 pada 22, 27, dan 28 Juni 2026

    access_time21-06-2026 remove_red_eye849 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

    access_time25-06-2026 remove_red_eye803 personAldi Geri Lumban Tobing